
Sekolah swasta di dekat pasar
uang sekolah mahal
tapi tak punya lahan parkir
membuat macet.
Sekolah Negeri di pinggir jalan besar dekat perempatan tanpa lampu merah
bapak dan ibu naik motor bonceng anak putar baik sembarangan, tak lihat kiri kanan
semua terburu – buru
aduh ruwet.
Sebuah motor parkir di pinggir jalan, di depan kios pisang di seberang pasar
mobil tidak bisa lewat
jalan sempit
sisi kanan juga macet.
Sopir angkot menekan klakson
“tet !”, satu kali
motor diam
“tet !”, dua kali
seorang pria menuju motor, merapikan tas di atas jok
tak acuh terhadap kondisi jalan
“tet !”, tiga kali
Sopir jemputan sekolah takut terlambat, masih ada tiga anak yang belum dijemput
“tet !”, empat kali
Pria pemilik motor mulai menyalakan mesin
sambil melaju, menoleh ke belakang berteriak kencang “Anjing !”
Puan antri di belakang mobil jemputan sekolah
“Teeeeeet !” panjang
perut Puan mulas tak tertahan.