Siomay
Sudah hampir lima belas menit. Sejak tadi mata Puan selalu tertuju pada gerbang yang terbuka lebar. Ia yang dinanti belum datang jua. Seketika senyumnya mengembang. Matanya memancarkan binar kerinduan. Diantara…
Sudah hampir lima belas menit. Sejak tadi mata Puan selalu tertuju pada gerbang yang terbuka lebar. Ia yang dinanti belum datang jua. Seketika senyumnya mengembang. Matanya memancarkan binar kerinduan. Diantara…
Aromaku tanah basah Musikku gemuruh hujan Aku adalah musim di bulan Maret Maret, 2024
Merendah, menunduk menyusuri jalinan kata dalam pustaka diam meresapi tutur lakon cerita. Merendah, menunduk mengangkat kedua tangan berharap Sang Maha mengabulkan pinta. Merendah, menunduk jalani hidup sadar akan diri tak…
“seringkali kita adalah tokoh jahat dalam cerita orang lain, tidak mengapa bagiku”, ucapnya datar sambil menghembuskan asap rokok berperisa stroberi dari mulutnya. “bukan perihal siapa iblis dan siapa malaikat, ini…
I. 30 menit sebelum tindakan medis dilaksanakan, Puan gentar menunggu jarum jam tepat di angka 12. Sebentar lagi pikirnya. Di bawah selimut putih, ujung kukunya bergantian menyentuh tiap ruas jari…
Ia yang sedang berduka menyambut dengan keriaan hingga mereka yang datang tak kuasa berucap “kami turut berduka”. Di mana kau sembunyikan lukamu tuan ? (Juli 2023)
Dia yang kemarin sedang berbahagia karena kekasih telah kembali dari negeri di atas air memberikanku sepotong keju. Kini ia dipeluk duka kekasih pergi memenuhi takdir. Selepas Ashar aku mampir membawa…
Berjalan kaki menjelang senja menuju kedai teh di samping mushola ditemani lenguhan kawanan sapi dari balik kandang di samping pendopo. Bapak pemilik kedai menyapa ramah sambil menarik sebuah bangku kecil…
Pualam berukirkan nama sebagai pertanda bahwasanya dibawah gundukan tanah terbaring kaku raga tanpa daya berpisah sukma dan raga dalam peraduan tersentak-terisak mereka yang ditinggal pergi ajal datang tanpa memberi kabar.…
Kusinggahi ketika rindu tak lagi terbendung akan kuceritakan semua yang terlewat sambil kupercikkan lembut banyu bening di atas pusaramu, sama seperti dulu ketika kubasuh tubuh mungilmu lalu kutabur puspa wangi…