Sudah hampir lima belas menit.

Sejak tadi mata Puan selalu tertuju pada gerbang yang terbuka lebar.

Ia yang dinanti belum datang jua.

 

Seketika senyumnya mengembang.

Matanya memancarkan binar kerinduan.

Diantara kerumunan, pandangannya tak lepas dari seorang pemuda belia yang berjalan gagah ke arahnya.

 

Ia sudah sampai di hadapan Puan.

Diraihnya jemari Puan dan dikecupnya dengan lembut punggung tangan kanan Puan.

Puan membalasnya dengan penuh kasih.

 

“Ini untuk Ibu”

Ia memberikan sekotak siomay dicampur batagor.

Menurutnya itu makanan paling lezat yang dijual di kantin sekolahnya.

Ia ingin ibunya turut merayakan kenikmatan rasa yang ia puja.

 

Sore yang romantis untuk Puan.

 

 

September, 2023

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!